default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kutim Dapat Kuota 101 untuk PPPK 

Kutim Dapat Kuota 101 untuk PPPK 
Birokrasi
Teks Foto : Sekretaris BKPP Kutim, Rudi Baswan Sampaikan Informasi P3K di Rapat Coffee Morning, Senin (11/2) Diruang Meranti, Kantor Bupati.(Ft By Humas for SuaraIndonesia)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SANGATTA – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kutai Timur (BKPP Kutim) telah menerima surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) terkait jumlah kuota penerimaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

Kutim mendapat kouta 101 orang. Dengan catatan, 101 adalah tenaga kerja kontrak daerah (TK2D), khusus ketegori dua (K2) yang telah bekerja dan mengabdi diatas 10 tahun.

“Dari 101 (formasi) itu, terbagi untuk formasi guru sebanyak 88 orang, penyuluhan pertanian 13 orang. Tenaga kesahatan nol, namun di catatan kami (BKPP) ada 1 orang, ini sedang diperjuangkan di Pusat. Sedangkan untuk administrasi nol. Jadi, untuk tahap pertama ini tidak ada untuk umum, khusus teknis,” ungkap Sekretaris BKPP Kutim Rudi Baswan di Rapat Coffee Morning, di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Senin (11/2).

Rudi menambahkan, BKPP terus berkoordinasi dan menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Pusat terkait dengan skema penggajian P3K. Berdasarkan surat Menpan-RB, P3K Kementerian digaji melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sedangkan P3K Daerah digaji melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Jika dikonversikan akan tunggu APBD Perubahan (APBD-P) dibulan Agustus nanti. Proses seleksi masih menunggu juknis Kemenpan-RB, apakah akan menggunakan passing grade seperti tes CPNS. Namun, informasinya tetap dilaksanakan seleksi melalui CAT (Computer Assisted Test),” terang Rudi.(Hms)


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar