Lima Pemudik dan Sopir di Probolinggo Terkonfirmasi Positif Covid-19

Lima Pemudik dan Sopir di Probolinggo Terkonfirmasi Positif Covid-19
Peristiwa Daerah
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari Saat Pantau Checkpoint Rest Area Tongas. (Foto. Dok)

PROBOLINGGO- Selain Klaster Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Klaster Makassar dan Klaster Magetan, penyebaran Covid-19 melalui Klaster Pelangi atau warga pemudik dan sopir, menjadi trend baru di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Sabtu (16/05/2020) kembali merilis tambahan pasien positif Virus Corona.

Berdasarkan rilis resmi, sebanyak 5 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka berasal dar Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Desa Sumbercenteng dan Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar, Desa Guyangan, Kecamatan Krucil dan Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar.

Pasien tambahan baru itu terbagi dalam 3 Klaster. Yakni Klaster Pelangi yang berprofesi sebagai sopir dan riwayat perjalanan dari Epicentrum Surabaya sebanyak 2 orang.

Kemudian dari Klaster Bali merupakan pemudik sebanyak 2 orang.

Selanjutnya Klaster PLTU Batang dimana 1 orang pasien juga perjalanan mudik dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dari 5 pasien baru positif Covid-19 itu, rata-rata berusia antara 45-51 tahun.

"Mereka semua adalah hasil karantina yang dilakukan tingkat desa. Begitu dinyatakan reaktif langsung kami lakukan tes Swab. Tracking awal kita lakukan setelah mereka dinyatakan reaktif, dari hasil pemeriksaan Rapid Test," jelas Jubir Gugus Tugas Covid-19, dr. Anang Budi Yielijanto, Sabtu (16/05/2020).

Data infografis sebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sampai saat ini sebanyak 448 ODP, 57 orang PDP, dan 43 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan rincian terjadi penambahan 2 orang pada Jumat (15/05/2020) dan 5 orang hari ini, Sabtu (16/05/2020).


Kontributor : Lutfi Hidayat
Editor : Chandra Kirana
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar