Dipandang Sebelah Mata, Budidaya Pisang Ternyata Mampu Hasilkan Ratusan Juta

Dipandang Sebelah Mata, Budidaya Pisang Ternyata Mampu Hasilkan Ratusan Juta
Pertanian
Kaji Sholah saat memanen pisang emas Kirana dan Raja Bulu di kebun miliknya

LAMONGAN- Jika dilihat secara langsung ke lapangan. Ternyata, sebagian besar masyarakat Kabupaten Lamongan memandang sepele tanaman pisang.

Bahkan tidak sedikit dari petani yang hanya menanam pisang sebagai pelengkap di sawah atau kebun miliknya. Dan sebagian besarnya masih menganggap tanaman jagung dan padi yang paling menguntungkan.

Namun siapa sangka, tanaman pisang yang biasa dipakai hanya sebagai pelengkap atau sampingan petani dalam bercocok tanam tersebut, ternyata bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

Salah satunya yang sudah dijalankan petani muda Lamongan yaitu H. Sholahuddin.

Pria yang akrab dipanggil Kaji Sholah ini terkenal selalu sukses dalam bertani. Dengan sentuhan tangan dinginnya, ia biasa menginspirasi dan membangkitkan semangat para petani untuk menanam jagung dengan benar dan produktivitas cukup tinggi.

Mantan Kepala Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro ini kembali membuat inspirasi bagi masyarakat khususnya para petani, dengan bertani pisang.

Pria yang sebelumnya sukses bertani jagung ini, sukses memberikan inspirasi baru kepada masyarakat dengan tanaman pisang miliknya yang terletak di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dan di Desa Brangsi, Kecamatan Laren.

Siapa sangka hasil dari berkebun atau bertani pisang penghasilannya sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, tanaman pisang yang biasa hanya ditanam untuk melengkapi tanaman pokok kalau diseriusi teryata bisa menghasilkan sampai Rp. 450 juta, pertahun.

Seperti tanaman pisang milik Kaji Sholah. Tanaman pisang jenis Raja Bulu dan Emas Kirana ini ternyata mampu menambah pundi-pundi keuangannya. Bagaimana tidak, dilahan satu hektar, dengan populasi 1000-1100 pohon pisang, dalam satu tahunya bisa menghasilkan Rp 450 juta.

Perhitungan tersebut, kata Kaji Sholah, dengan asumsi setiap satu rumpun bisa mengasilkan 3 tandan atau tundun pisang. Dimana setiap satu tandan nya dihargai Rp 125-150 ribu.

"Bisa dihitung satu tandan kalau tengkulak ambil langsung dari kebun rata-rata Rp 150 ribu, kalau tiga tandan berarti bisa hasilkan Rp 450 ribu," terang pria yang ikut ikhtiar running menjadi Calon Bupati Lamongan 2020-2025 ini, saat berkunjung di kebun pisang miliknya, Rabu (15/4/2020), siang.

Satu tandan setahun kata Sholahuddin bisa hasilkan Rp 450 ribu, jika dikalihkan populasi 1000 rumpun satu hektarnya, maka uang yang didapat bisa mencapai Rp 450 juta, dan rata-rata setiap bulanya ia mendapatkan hasil dari panen pisang ini, kurang lebih Rp 25 jutaan.

Disinggung soal modal dan biaya perawatannya, Kaji Sholah mengaku jika perawatan pisang tidaklah sulit. Yang terpenting air dan pupuk cukup. Terkait dengan modal awal menanam pisang hingga berbuah biaya satu hektarnya kurang lebih 100 juta. "Itu sudah termasuk biaya yang meramut tanaman pisang," ungkapnya.

Tapi menurutnya dengan biaya segitu ia masih bisa membawa pulang uang Rp 350 juta setiap hektarnya. "Mas bisa hitung sendiri kalau saya ada 7,5 hektar sambil tertawa," tuturnya sambil tersenyum.

Ia berharap kepada masyarakat khususnya petani di Lamongan untuk bisa memanfaatkan potensi dan peluang besar dengan penghasilan besar dengan menanam pisang.

"Kalau ada lahan gersang dan kosong coba dimanfaatkan untuk tanam pisang, apalagi harga pisang selalu setabil," harapnya.

Bahkan beberapa hari yang lalu ia sempat membuat video tutorial cara menanam pisang dengan baik dan benar. "Semoga video tersebut bermanfaat dan bisa menginspirasi masyarakat untuk terus bergerak agar hidup lebih produktif dan menghasilkan serta bermanfaat untuk orang lain,"harapnya.

Perlu diketahui, Kaji Sholah melulai menajalankan kebun pisang miliknya ini pada tanggal 5 September 2019 lalu. Dalam waktu sekitar 7 bulan sudah menghasilkan buah.


Kontributor : M Nur Ali Zulfikar
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar