KP3 Bondowoso Gelar Sidak, Temuannya Mengejutkan

KP3 Bondowoso Gelar Sidak, Temuannya Mengejutkan
Peristiwa Daerah
KP3 Sidak di Salah satu Kios UD Subur di Kelurahan Tamansari Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. (Foto: Bahrullah/Suaraindonesia.co.id).

BONDOWOSO- Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Kios penyalur pupuk bersubsidi di Kecamatan Bondowoso, Tenggarang, dan Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kegiatan itu dilakukan mengingat adanya indikasi penyaluran atau penjualan pupuk bersubsidi kepada para petani di Bondowoso yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi atau HET.

Dalam kegiatan Sidak itu Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) temukan harga penjualan pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan penjualan pupuk yang tidak sesuai dengan Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Sidak dilakukan bersama tim gabungan, diantaranya bersama anggota Polres Bondowoso, Kabag Ekonomi, Asisten II, Diskoperindag, Dinas Pertanian, dan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso Aris Wasiyanto mengatakan bahwa, dalam kegiatan Sidak yang telah dilaksanakan terdapat beberapa Kios yang tidak menjalankan mekanisme dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

"Contohnya, Kios itu harus dilengkapi dengan e-RDKK dan penjualan itu pun kuga harus sesuai dengan e-RDKK, tapi temuan kami ada yang tidak sesuai E-RDKK," ujarnya, Selasa (14/4/2020).

Lebih lanjut, Dia membeberkan, ada pula Kios dalam menyalurkan pupuk bersubsidi tidak melampirkan nota transaksi penjualan, seharusnya nota tersebut  itu harus ada.

Sedangkan terkait dengan harga pupuk bersubsidi, kata dia, prakteknya di lapangan masih ditemukan penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan ini masuk kategori pelanggaran.

Dia juga mengungkapkan, temuan masalah harga yang tidak sesuai HET ditemukan di UD Subur di Kelurahan Tamansari Kecamatan/ Bondowoso, dan penjualan pupuk bersubsidi ditemukan di salah Satu Kios Desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang. Sementara, Kios-kios yang di Kecamatan Binakal sudah sesuai dengan administrasi.

"Terkait harga pupuk bersubsidi sebenarnya sudah ada ketentuannya, yang kita ketahui mereka menaikan yang jelas karena faktor ekonomi," ungkapnya.

Katanya, dengan adanya temuan ini, KP3 akan melakukan pembinaan dan pemanggilan terhadap sejumlah distributor dan Kios, agar kembali kepada aturan main sesuai dengan aturan yang ada baik peraturan menteri pertanian dan menteri perdagangan.

Pihaknya juga menuturkan, terkait sanksi hukum, KP3 akan memasrahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, karena pihak kepolisian juga masuk sebagai anggota KP3.

Sedangkan sanksi administrasi, pihaknya memastikan nanti akan melakukan penindakan apabila sudah cukup bukti adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan baik Kios maupun Distributor.

"Terkait masalah pelanggaran hukum terhadap temuan-temuan yang ada, KP3 sepenuhnya akan dipasarkan kepada pihak kepolisian," pungkasnya.

Simak video berikut:


Kontributor : Bahrullah
Editor : Aji Susanto
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar