default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Begini Kata Ketua PGRI Situbondo Terkait Dugaan Pungli Sertifikasi

Begini Kata Ketua PGRI Situbondo Terkait Dugaan Pungli Sertifikasi
Peristiwa Daerah
Ketua PGRI Kabupaten Situbondo H. Harnoto
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SITUBONDO - Ketua PGRI Kabupaten Situbondo, H. Harnoto menanggapi pernyataan Ketum GP SAKERA Syaiful Bahri soal dirinya yang menyebut bahwa Kejaksaan Negeri Situbondo sudah pernah diundang terkait penarikan uang sertifikasi dan hal itu termasuk dalam kontribusi organisasi.

"Dulu masih waktu almarhum Pak Hasyim ketua kita (Ketua PGRI Kabupaten Situbondo, red) PB PGRI Pusat pernah MOU dengan Kapolri tentang berbagai kegiatan PGRI, sehingga PGRI Situbondo pernah mengadakan sosialisasi tentang hal tersebut, jadi bukan koordinasi. Waktu itu juga kita undang polres, yang hadir waktu itu kalau tidak salah Kasat Reskrim, jadi itu yang kita lakukan waktu jaman Pak Hasyim," ujar H. Harnoto, Jumat (6/12/2019).

Namun dirinya belum menjelaskan secara gamblang perihal urusan pungutan pasca pencairan tunjangan sertifikasi dengan kegiatan PGRI yang menurutnya pernah disosialisasikan pada APH.

Sebelumnya Syaiful Bahri alias Bang Ipoel ketika melihat video rekaman pernyataan Ketua PGRI Situbondo  saat  penangkapan 2 oknum kepala sekolah dasar dalam dugaan pungli sertifikasi, menilai ada 'hubungan' antara lembaga tersebut dengan kejaksaan.

"Ketua PGRI secara garis besar mengatakan bahwa penarikan uang sertifikasi ini tidak hanya terjadi di kecamatan Asembagus namun juga semua guru yang mendapatkan sertifikasi seluruh Situbondo dan Kejaksaan Negeri Situbondo sudah pernah diundang terkait penarikan uang sertifikasi dan ini termasuk dalam kontribusi organisasi," ucap Bang Ipoel Kamis (5/12/2019).

Atas fakta itulah kemudian GP SAKERA merasa pesimis kasus dugaan pungli sertifikasi itu berlanjut. 

Berdasarkan info yang dihimpun suaraindonesia.co.id, sejumlah pendidik yang berstatus PNS  penerima tunjangan sertifikasi yang membayar pungutan tergabung dalam PKP (Perkumpulan Kelompok Profesi). Belum jelas hubungan  PKP dengan PGRI secara organisatoris sehingga menjadi 'wadah' pungutan tersebut.(*)


Kontributor : Sarwo Edy
Editor :
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar